Rabu, 01 Januari 2014

Tidak Dicintaimu!

Auzora
Karena aku sudah terlanjur mencintaimu..
seperti rahim yang tak mampu lagi menelan anaknya..
sekalipun laba-laba tlah membangun sarangnya dalam hatimu..
sesungguhnya aku tak ingin keluar, atau biarlah didalamnya aku disekap..

dengan nafas yang terengah-engah..
teriring isak yang tersandung sambung ditenggorokan..
inilah aku yang betapa ingin membangkitkanmu yang tergeletak..
mungkin ini garis terberat aku mencintaimu..

ada baiknya aku memohon ampun, mengakui kelemahan, menjunjung tinggi belas kasihan,
dan tak lupa berterima kasih,

aku tidak ingin hanya sekedar ada,tetapi siap dan lagi bisa..

bila lengah mata melihat,
atau lelah pundak memikul, ketahuilah, langkahku tetaplah engkau..

aku ingin terlempar untuk membentur bola matamu,
lalu menggelinding diatas tiap esokmu

bagiku wajah yang dibawah terik masih lebih ringan dari pada tidak peluk kamu disaat2 seperti ini,
karena tidak dicintaimu adalah sesuatu yang baru,
yang membuatku merasa asing diantara hati yang membuka pintunya kepadaku..

didalam tubuh ku, didalam hidupku, kaulah darahku..
alasan degup jantungku..

kini aku merasa bahwa hatimu telah menelanku hidup2...
ataukah aku melantur?
tidak! aku hanya takut menjadi bangkai dalam hatimu...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar