Senin, 22 September 2014

Tidak Yang Lain Tetapi KAMU!

Terkadang, kamu menyebalkan..
pernah ada saatnya aku tidak menyukai model rambutmu.. harga sepatumu..
atau bahkan caramu memotongku bicara..
tetapi itulah kau.. warna warni yang kuingin ada dihidupku..
aku tertawa sendiri bila mengingat, 
pernah ada kalanya aku ingin melemparmu kejurang andai nyawamu lebih dari satu,
tetapi kembali lagi.. dan kembali lagi..
pada akhirnya bolamatu ialah jurang yang kepadanya aku rela jatuh, 
aku tersiksa sendiri jika tidak kepadamu aku perhatian...

Sayang, perhatikanlah apa yang kukatakan kali ini kepadamu..
yaitu bahwa bagiku kebahagiaan yang sempurna ialah lebih dari sekedar gempita demi gempita..
melainkan kebersamaan kita, sekalipun itu penderitaan..
sebab hanyalah kedukaan jika kuhabiskan hidup bersenang-senang namun tanpa kamu..
Berikan kekuranganmu kepadaku, aku tulus menerimanya..
Aku tidak ingin hidup dalam ratapan.. jangan sampai aku punya segalanya kecuali kamu!
Kini aku telah punya modal tidak hanya mencerahkan wajahmu, bahkan tawamu dimasa tua sudah ada dipikiranku...

Kamis, 02 Januari 2014

Elia Abu Madhi Berkata .....

Elia Abu Madhi berkata :

Orang berkata "Langit selalu berduka dan mendung"
tapi aku berkata "Tersenyumlah, cukuplah duka cita dilangit sana'

Orang berkata "Masa muda telah berlalu dariku"
Tapi aku berkata "Tersenyumlah, bersedih menyesali masa muda tak akan pernah mengembalikannya"

Orang berkata "Langitku yang ada didalam jiwa telah membuatku merana dan berduka, janji janji telah
mengkhianati ketika kalbu telah menguasainya, Bagaimana mungkin jiwaku sanggup mengembangkan senyum manisnya"
maka akupun berkata "Tersenyum dan berdendanglah, kala kau membandingkan semua umurmu kan habis untuk merasakan sakitnya"

Orang berkata " Perdagangan selalu penuh intrik dan penipuan, ia laksana musafir yang akan mati karena terserang rasa haus"
Tapi aku berkata "Tetaplah tersenyum , karena engkau akan mendapatkan penangkal dahagamu, cukuplah engkau tersenyum,
karena mungkin hausmu akan sembuh dengan sendirinya,
maka mengapa kau harus bersedih dengan dosa dan kesusahan orang lain,
apalagi sampai engkau seolah-olah yang melakukan dosa dan kesalahan itu?

Orang berkata "Sekian hari raya telah tampak tanda-tandanya seakan memerintahkanku membeli pakaian dan boneka2
sedangkan aku punya kewajiban bagi teman dan saudara, namun telapak tanganku tak memegang walau hanya satu dirham adanya"
Ku katakan " Tersenyumlah, cukuplah bagi dirimu karena anda masih hidup, dan engkau tidak kehilangan saudara-saudara dan kerabat yang kau cintai,

Orang berkata" Malam memberiku minuman alqamah
tersenyumlah, walaupun kau makan buah alqamah, mungkin saja orang lain yang melihatmu berdendang akan membuang semua kesedihan,
berdendanglah apa kau kira dengan cemberut akan memperoleh dirham atau kau merugi karena menampakkan wajah berseri?
saudaraku, tak membahayakan jika wajahmu tampah indah berseri.
tertawalah sebab meteor langit juga tertawa, mendung tertawa, karenanya kami mencintai bintang2.

Orang berkata " Wajah berseri tidak membuat dunia bahagia, yang datang ke dunia dan pergi dengan gumpalan amarah.
Yang kukatakan tersenyumlah, selama antara kau dan kematian ada jarak sejengkal, setelah itu engkau tidak akan pernah tersenyum"

Rabu, 01 Januari 2014

Tidak Dicintaimu!

Auzora
Karena aku sudah terlanjur mencintaimu..
seperti rahim yang tak mampu lagi menelan anaknya..
sekalipun laba-laba tlah membangun sarangnya dalam hatimu..
sesungguhnya aku tak ingin keluar, atau biarlah didalamnya aku disekap..

dengan nafas yang terengah-engah..
teriring isak yang tersandung sambung ditenggorokan..
inilah aku yang betapa ingin membangkitkanmu yang tergeletak..
mungkin ini garis terberat aku mencintaimu..

ada baiknya aku memohon ampun, mengakui kelemahan, menjunjung tinggi belas kasihan,
dan tak lupa berterima kasih,

aku tidak ingin hanya sekedar ada,tetapi siap dan lagi bisa..

bila lengah mata melihat,
atau lelah pundak memikul, ketahuilah, langkahku tetaplah engkau..

aku ingin terlempar untuk membentur bola matamu,
lalu menggelinding diatas tiap esokmu

bagiku wajah yang dibawah terik masih lebih ringan dari pada tidak peluk kamu disaat2 seperti ini,
karena tidak dicintaimu adalah sesuatu yang baru,
yang membuatku merasa asing diantara hati yang membuka pintunya kepadaku..

didalam tubuh ku, didalam hidupku, kaulah darahku..
alasan degup jantungku..

kini aku merasa bahwa hatimu telah menelanku hidup2...
ataukah aku melantur?
tidak! aku hanya takut menjadi bangkai dalam hatimu...